July 24, 2020

Klaim "Arogan" Frank Lampard, Jurgen Klopp: Anda Mesti Banyak Belajar Lagi

Bos Liverpool Jurgen Klopp menyatakan, pihaknya tidak pernah bersikap arogan saat mereka meraih kemenangan 5-3 atas Chelsea. Lebih lanjut, pria Jerman itu meminta legenda The Blues itu untuk lebih banyak belajar bagaimana caranya bersikap di pinggir lapangan.

Dalam laga yang dihelat di Anfield, terlihat ada ketegangan antara Lampard dan bangku cadangan tuan rumah ketika Liverpool memenangkan tendangan bebas, yang berujung gol oleh Trent Alexander-Arnold.

“Kami tidak arogan. Kami justru sebaliknya. Anda tidak boleh melemparkan itu ke bangku cadangan kami,” tutur Klopp.

Klopp, yang sukses mempersembahkan trofi Liga Primer bagi Liverpool musim ini, menyatakan, dia sangat menghargai daya saing sang manajer Chelsea, tapi tidak suka dengan sikap Lampard yang berlanjut melakukan komplain selepas pertandingan.

“Frank dalam suasana yang sangat kompetitif. Saya sangat menghargai itu. Bagi saya, selepas pertandingan, maka segalanya sudah benar-benar berakhir,” tegas Klopp.

“Apa yang harus dia pelajari adalah menyelesaikan semuanya saat peluit panjang dan dia tidak melakukan itu. Berbicara setelah peluit panjang itu tidak bagus,” sambung Klopp.

Lampard pada akhirnya mengaku “menyesal” dengan bahasa yang dikeluarkannya, tetapi tidak dengan sikapnya. Ditegaskannya, dia sama sekali tdak mempermasalahkan selebrasi juara Liverpool.

“Saya sudah melihat video itu. Hal-hal seperti ini sering dibahas di media sosial. Saya punya dua anak perempuan, yang bermain media sosial. Jadi saya menyesali itu,” ucap Lampard.

“Menyesali passion yang saya tunjukkan dalam membela tim saya? Tidak. Saya bisa mengatasinya mungkin sedikit berbeda, demi menjaga bahasa itu,” katanya lagi.

“Saya harus jelas mengenai hal ini: beberapa pihak menyebut bahwa saya marah dengan selebrasi juara Liverpool. Jauh dari itu. Saya kira Liverpool harus merayakan gelar juara sebanyak yang mereka inginkan karena musim yang dijalani mereka,” jelasnya.

“Mereka bisa merayakan seperti yang mereka lakukan selepas pertandingan, usai setiap gol yang mereka cetak, dan mereka akan merayakan sekali lagi dengan fans ketika mereka mau. Saya akan minum beer dengan Klopp setelah pertandingan,” urai Lampard.

“Tapi ada orang-orang yang saya tidak suka di bangku cadangan mereka. Bukan Jurgen Klopp. Orang-orang di belakang bangku cadangan, yang saya rasa mereka melewati batas, dan itulah yang membuat saya terhasut,” pungkasnya.